Pengenalan dan Perintah Dasar Cassandra
Cassandra atau lengkap APACHE CASSANDRA adalah salah satu produk open source untuk menajemen database yang didistribusikan oleh Apache yang sangat scalable (dapat diukur) dan dirancang untuk mengelola data terstruktur yang berkapasitas sangat besar (Big Data) yang tersebar di banyak server. Cassandra merupakan
salah satu implementasi dari NoSQL (Not Only SQL) seperti mongoDB.
NoSQL merupakan konsep penyimpanan database dinamis yang tidak terikat
pada relasi-relasi tabel yang kaku seperti RDBMS. Selain lebih scalable,
NoSQL juga memiliki performa pengaksesan yang lebih cepat. Hal-hal
itulah yang membuat NoSQL menjadi semakin populer beberapa tahun
belakangan ini.
Mapping Tabel, Kolom dan Baris
Jika pada RDBMS kita mengenal tabel, maka di Cassandra ada istilah collection.
Di dalam collection ada bentuk dokumen-dokumen yang sepadan dengan
baris pada tabel. Dan nama-nama kolom pada tabel bisa dijumpai sebagai field di Cassandra.
![]() |
| Mapping Tabel, Kolom dan Baris pada Cassandra |
Menggunakan Collection
Collection
pada cassandra memberikan cara meningkatkan penanganan tugas-tugas
kueri data, misalnya kita ingin menyimpan beberapa data email dalam satu
variabel, membangun beberapa kemampuan alamat ke dalam tabel. Collection ini juga digunakan sebagai pengganti joins.
Jenis Collection
List
List digunakan dalam kasus-kasus di mana
- urutan unsur-unsur yang harus dipertahankan, dan
- nilai yang akan disimpan beberapa kali.
Anda bisa mendapatkan nilai-nilai tipe list data menggunakan indeks dari elemen dalam list.
Membuat Tabel dengan List
di bawah ini adalah contoh untuk membuat tabel data kontak. Untuk menyimpan beberapa email, kita menggunakan list.
CREATE TABLE data_kontak(
id uuid,
nama varchar,
email list<text>,
PRIMARY KEY(id)
);![]() |
| membuat tabel data kontak dengan List |
Memasukkan data ke dalam sebuah List
Sementara
memasukkan data ke dalam elemen dalam list, masukkan semua nilai
dipisahkan dengan koma dalam kurung siku [] seperti yang ditunjukkan di
bawah ini.
INSERT INTO data_kontak (id, nama, email) VALUES (now(),'John Doe',['John@gmail.com','John@icloud.com']);
![]() |
| memasukkan data email pada tabel data_kontak |
Set
Set
adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan sekelompok elemen.
Elemen-elemen dari himpunan akan dikembalikan dalam rangka diurutkan.
Membuat Tabel dengan Set
Contoh
berikut menunjukkan cara menambahkan kolom telepon pada tabel data
kontak. Untuk menyimpan beberapa nomor telepon, kita menggunakan set.
ALTER TABLE db_test.data_kontak add phone set<varint>;
![]() |
| menambahkan kolom telepon pada tabel data_kontak |
Memasukkan data ke Set
Sementara
memasukkan data ke dalam elemen dalam satu set, masukkan semua nilai
dipisahkan dengan koma dalam kurung kurawal {} seperti yang ditunjukkan
di bawah ini.
UPDATE data_kontak
... SET phone = phone + {8904380598, 9848022330}
... where id = 16eaaa01-7b4f-11e7-b113-fb035a19b8a0;
![]() |
| memasukkan nomor telepon pada tabel data_kontak |
MAP
Map adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan pasangan kunci-nilai elemen.
Membuat Tabel dengan Map
Contoh
berikut menunjukkan cara menambahkan kolom alamat pada tabel data
kontak. Untuk menyimpan beberapa nilai alamat, kita menggunakan map.
ALTER TABLE data_kontak ADD address1 map<text,text>;
![]() |
| menambahkan kolom alamat pada tabel data_kontak |
Memasukkan data ke dalam Map
Sementara memasukkan data ke dalam unsur-unsur dalam map, masukkan semua key : value pasangan yang dipisahkan dengan koma dalam kurung kurawal {} seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
UPDATE data_kontak SET
... address = address+{'street':'Jl. MT. Haryono', 'office':'Soho Pancoran'}
... WHERE id = 16eaaa01-7b4f-11e7-b113-fb035a19b8a0;
![]() |
| memasukkan data alamat pada tabel data_kontak |
Kesimpulan
Collection menyediakan fasilitas menggunakan tipe data, pada collection terdapat 3 jenis yaitu list, set dan map. dengan menggunakan collection kawan” bisa menyimpan beberapa nilai dalam satu variabel.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar